PERISTIWA ISRA MI'RAJ
PERISTIWA ISRA MI'RAJ
Dakwah Nabi Muhammad SAW periode Makkah dimulai setelah beliau menerima wahyu pertama dari Allah SWT di Gua Hira. Pada tahap awal, dakwah dilakukan secara sembunyi-sembunyi kepada keluarga dan sahabat terdekat, seperti Abu Bakar Ash-Shiddiq, Ali bin Abi Thalib, dan Khadijah binti Khuwailid. Setelah beberapa tahun, Nabi Muhammad SAW mulai berdakwah secara terang-terangan dengan mengajak masyarakat Makkah untuk menyembah Allah SWT dan meninggalkan penyembahan berhala. Dakwah ini mendapat banyak penolakan dari kaum Quraisy karena dianggap mengancam tradisi dan kedudukan mereka.
Meskipun menghadapi berbagai tantangan, seperti hinaan, boikot, dan penyiksaan terhadap para pengikut Islam, Nabi Muhammad SAW tetap sabar dan istiqamah dalam menyampaikan ajaran Islam. Materi dakwah pada periode Makkah lebih banyak menekankan tentang keesaan Allah (tauhid), keimanan kepada hari akhir, akhlak mulia, serta persamaan derajat manusia di hadapan Allah SWT. Keteguhan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat dalam menghadapi cobaan menjadi teladan bagi umat Islam untuk selalu berpegang teguh pada kebenaran, bersabar dalam menghadapi kesulitan, dan menyebarkan kebaikan dengan penuh hikmah.
Bila Anda tertarik dengan materi ini, anda dapat menghubungi kami pada nomor WhatsApp berikut